Nagari Sungai Rumbai
Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten DHARMASRAYA
Tingkatkan Konvergensi Cegah Stunting, Nagari Sungai Rumbai Gelar Rembug Stunting Persiapan RKP Nagari 2027
SUNGAI RUMBAI – Pemerintah Nagari bersama Badan Musyawarah (BAMUS) Nagari di Kecamatan Sungai Rumbai sukses menggelar musyawarah Rembug Stunting Tingkat Nagari pada Kamis (23/07/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah krusial dalam mengevaluasi capaian penanganan stunting tahun 2025–2026 sekaligus merumuskan usulan program prioritas yang akan diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 dan Daftar Usulan (DU) RKP Tahun 2028.
Forum yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Nagari ini dipimpin langsung oleh Ketua BAMUS Nagari, Nasrul Djalal, serta didampingi oleh Sekretaris Nagari, Yoli Subhan, yang hadir mewakili Wali Nagari. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sungai Rumbai, Kepala Puskesmas Sungai Rumbai, PLKB, Kepala SPPG, Pendamping Desa, serta jajaran pimpinan Bamus Nagari, LPM, TP-PKK, Bundo Kanduang, Bidan Desa, hingga para kader lini lapangan (Posyandu, Dasawisma, PPKBD, Poskesri) dan Kepala Jorong se-Nagari.
Saat membuka dan memimpin jalannya sidang musyawarah, Ketua BAMUS Nagari Nasrul Djalal menegaskan pentingnya forum Rembug Stunting ini untuk mengawal penganggaran nagari agar berfokus pada kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, khususnya tumbuh kembang anak.
​Selanjutnya, dalam pembacaan sambutan Wali Nagari, Sekretaris Nagari Yoli Subhan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran seluruh pemangku kepentingan dan kader pendorong kesehatan di nagari. Ia menekankan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan, melainkan membutuhkan komitmen dan kolaborasi gotong royong seluruh lapisan masyarakat.
​"Ancaman stunting bukan sekadar masalah fisik, melainkan menyangkut masa depan kualitas Sumber Daya Manusia nagari kita. Penanganannya memerlukan kerja sama lintas sektor yang padu, mulai dari pemenuhan gizi spesifik, penyediaan air bersih dan sanitasi layak, hingga edukasi pola asuh keluarga," tegas Yoli Subhan saat membacakan pengarahan Wali Nagari.


