Nagari Sungai Rumbai
Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten DHARMASRAYA
Matangkan Persiapan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Nagari Sungai Rumbai Gelar Rakor Bersama PPL dan PML
SUNGAI RUMBAI – Guna menyukseskan pelaksanaan agenda nasional Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Pemerintah Nagari Sungai Rumbai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis bersama Petugas Pencacah Lapangan (PPL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) BPS Kabupaten Dharmasraya. Pertemuan krusial ini dilaksanakan pada Jumat (12/6/2026) bertempat di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Sungai Rumbai.
​Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Nagari Sungai Rumbai, Yoli Subhan, yang hadir mewakili Wali Nagari Sungai Rumbai. Forum ini juga dihadiri oleh perwakilan lembaga unsur nagari, seluruh Kepala Jorong dari 8 jorong yang ada di wilayah Nagari Sungai Rumbai, serta Ketua Kelompok PKK Jorong se-Nagari Sungai Rumbai.
​Dalam sambutannya, Sekretaris Nagari Yoli Subhan menegaskan bahwa Pemerintah Nagari Sungai Rumbai siap memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran jalannya Sensus Ekonomi 2026. Beliau menginstruksikan kepada jajaran Kepala Jorong dan kader PKK sebagai penguasa wilayah terkecil untuk ikut mengawal dan mendampingi para petugas di lapangan.
​"Sensus Ekonomi ini sangat penting untuk memetakan potensi usaha rakyat, mulai dari skala mikro hingga besar. Saya meminta kepada seluruh Kepala Jorong dan Ibu-Ibu Ketua Kelompok PKK Jorong untuk membantu menyosialisasikan agenda ini kepada warga. Pastikan para petugas PPL dan PML mendapatkan akses yang luas dan aman untuk melakukan pendataan, agar data perekonomian nagari kita tercatat secara akurat," ujar Yoli Subhan.
​Sementara itu, Perwakilan Tim PML BPS Kabupaten Dharmasraya, Ibu Afrida Usmira, memaparkan teknis pelaksanaan lapangan yang dijadwalkan akan segera berjalan intensif. Beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keterbukaan dan dukungan penuh dari Pemerintah Nagari Sungai Rumbai dalam memfasilitasi rakor ini.
​Dalam sesi pemaparannya, Ibu Afrida Usmira bersama tim juga melakukan sinkronisasi dan penegasan kembali peta batas wilayah di 8 jorong guna menghindari adanya pelaku usaha yang terlewat (missed) atau terdata ganda (double counting).
​Peran aktif Ketua Kelompok PKK Jorong dinilai sangat strategis dalam mempercepat edukasi kepada basis ekonomi rumah tangga dan pelaku UMKM perempuan di jorong masing-masing. Melalui rakor ini, diharapkan tumbuh kesadaran masyarakat untuk memberikan data yang jujur dan valid kepada petugas.
​Pertemuan yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas keamanan serta kelancaran pendataan lapangan di seluruh wilayah Nagari Sungai Rumbai.


