Nagari Sungai Rumbai
Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten DHARMASRAYA
Dharmasraya Champions League 2026 Zona 8 : Sengit, Nagari Sungai Rumbai dan Nagari Alahan Nan Tigo Berbagi Angka 1-1
SUNGAI RUMBAI – Pertandingan penuh drama dan tensi tinggi tersaji dalam lanjutan turnamen Dharmasraya Champions League 2026 yang mempertemukan Nagari Sungai Rumbai melawan Nagari Alahan Nan Tigo. Laga yang berlangsung di GOR Mini Tuanku Kerajaan pada Minggu, 7 Juni 2026 kemarin ini harus berakhir tanpa pemenang dengan skor sama kuat 1-1.
Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Fatwa Ardianta ini berjalan ketat sejak menit awal. Nagari Sungai Rumbai tampil percaya diri dengan kombinasi kostum baju putih, celana merah, dan kaus kaki merah. Sementara di sisi lain, Nagari Alahan Nan Tigo turun dengan jersey kebesaran serba hitam.
Babak Pertama: Petaka Gawang Sendiri dan Respons Cepat Sungai Rumbai
Laga di paruh pertama berjalan sangat dinamis dan mengejutkan bagi kedua tim. Pertandingan baru berjalan beberapa menit ketika petaka melanda lini pertahanan Nagari Sungai Rumbai. Bermaksud melakukan koordinasi di area belakang, sebuah operan bola backpass dari pemain bertahan justru bergulir terlalu deras dan salah arah. Kiper Sungai Rumbai, M. Iqbal, yang berada di posisi kurang siap gagal mengantisipasi laju bola tersebut dengan sempurna sehingga bersarang di gawang sendiri. Gol bunuh diri (own goal) ini membawa Nagari Alahan Nan Tigo unggul sementara 1-0.
Tertinggal lebih dulu tidak membuat mental anak-anak PS Sungai Rumbai jatuh. Mereka langsung keluar menyerang dan mengurung pertahanan lawan. Hasilnya terbukti ampuh pada menit ke-21. Melalui skema serangan yang rapi, pemain depan nomor punggung 11, Wahyu Hidayat, sukses mencetak gol balasan yang mengubah papan skor menjadi imbang 1-1. Skor sama kuat ini bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Duel Ketat dan Hujan Kartu
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan sama sekali tidak menurun. Kedua tim saling jual beli serangan demi mengamankan poin penuh, yang memicu terjadinya banyak benturan fisik di lapangan.
Tensi yang semakin memanas memaksa sang pengadil lapangan mengeluarkan empat kartu kuning demi meredam permainan keras. Di kubu Sungai Rumbai, kartu kuning diberikan kepada Fauzan Afandi (nomor 18) dan Rizki Rahmadani (nomor 8). Sedangkan di kubu Alahan Nan Tigo, kartu kuning diterima oleh Saipen Saputra (nomor 2) dan Dandi Saputra (nomor 12).
Meski kedua manajer melakukan sejumlah pergantian pemain di sisa paruh kedua untuk menyegarkan strategi, pertahanan kokoh dari kedua tim membuat tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kedudukan imbang 1-1 menjadi hasil akhir yang adil bagi kedua kesebelasan.


